Pengenalan Blog


    Hello pembaca, salam kenal, nama saya Heriyanto dan saya ucapkan selamat datang di blog saya yang berjudul ALL ABOUT BETTA FISH. Sesuai dengan judul blog, blog ini akan membahas semua tentang ikan cupang. Blog ini ditulis oleh saya sendiri menurut pengetahuan dan pengalaman saya sendiri. Untuk perkembangan blog ini, saya akan membahas sebanyak mungkin mengenai ikan cupang. Blog ini akan di jaga dengan baik, walaupun blog ini masih jauh dari sempurna, tapi tolong bantuan dan suport dari teman-teman dengan cara follow blog ini dan memberikan tanda G+ agar Google search engine merekomendasikan situs ini untuk orang yang sedang mencari info mengenai ikan cupang. Terima Kasih atas bantuannya, selamat membaca dan Happy Breeding!!


     Agar pembaca mudah dalam mencari topik pembahasan yang diinginkan, saya telah menyediakan menu bar yang terletak dibawah judul blog. Setiap Menu bar mewakili satu jenis pembahasan tentang Ikan Cupang atau klik pada pembahasan yang kalian inginkan dibawah ini.
  1. Jenis-Jenis Ikan Cupang
  2. Jenis-Jenis Makanan Ikan Cupang
  3. Cara Merawat Ikan Cupang
  4. Jenis Penyakit Dan Penyembuhan Ikan Cupang
  5. Perbedaan Ikan Cupang Jantan Dengan Betina
  6. Cara Beternak Ikan Cupang
  7. Makanan Alternatif Ikan Cupang
  8. Cara Mempersiapkan Air yang Baik Untuk Ikan Cupang
  9. Cara Melatih Cupang Petarung
  10. Cara Beternak Makanan Ikan Cupang Bagian 1
  11. Cara Beternak Makanan Ikan Cupang Bagian 2
  12. Tumbuhan Untuk Ikan Cupang
  13. Pembahasan Tambahan
  14. Tanya & Jawab
  15. Toko Ikan
  16. Galeri Foto
  17. Kontributor Blog & Pemberitahuan 

View this video for culturing daphnia.sp (tonton video ini untuk anda yang ingin ternak kutu air)
part 1

part 2

part 3

[BLOG Completed and Will always Update]
Updated in 31 Mei 2016
Note : Next Update, How to care Betta fish that will be used for the contest & Breed Genetic
Servasius Heri

[16] Galeri Foto

    Kumpulan foto ikan cupang akan dimasukan pada sesi galeri foto. Semua foto yang terkumpul disini merupakan ikan yang dimiliki oleh peternak ikan cupang seluruh dunia. Saya memberikan kesempatan kepada semua peternak ikan cupang untuk berbagi foto di blog ini. Caranya sangat mudah :
  1. Kirim foto atau gambar ikan ke email taurus16mei@gmail.com dengan subject galeri foto blog. Bisa juga melalui Facebook dengan cara tag foto yang mau dishare ke saya.
  2. Foto ikan harus tercantum nama peternak.
Cukup dengan 2 langkah diatas, maka foto ikan kalian akan terpapar pada blog ini. Mohon partisipasi dari kalian semua, terima kasih.

Ikan Pemilik Blog
Iwan Gollax Fish




[15] Toko Ikan

Miracle Grow
Solusi Burayak anda yang sering mati pada usia
4 hari - 2 minggu
Pemesanan bisa melalui facebook dengan id :
Servasius Heri
Atau
Bbm : 5AD8AF33
Thank you



    [14] Tanya Jawab

        Semua pertanyaan yang pernah diajukan melalui email (taurus16mei@gmail.com) dan fan pages facebook akan saya cantumkan disini. Saya sengaja menyediakan sesi tanya jawab supaya peternak ikan dapat dengan mudah mencari solusi dalam beternak ikan cupang. Pertanyaan akan diberi kode Q dan jawaban akan diberi kode A. Semoga dengan adanya artikel tanya jawab bisa banyak membantu kalian.

    Q:Jentik nyamuk bisa memakan burayak ikan cupang? (Pertanyaan dari Åbdi VÄn Persi Álönsö)
    A:Menurut pengalaman pribadi, saya tidak pernah liat jentik nyamuk memakan burayak ikan cupang. Jadi menurut saya, jentik nyamuk tidak akan memakan burayak ikan cupang.

    Q:Ciri ikan cupang betina yang siap diternak? (Pertanyaan dari Åbdi VÄn Persi Álönsö)
    A:Ada beberapa ciri: pertama, dibagian perut ikan cupang betina terlihat bintik putih yang menyerupai telur. Kedua, kantong telur dekat bagian perut membesar. Ketiga, badan ikan cupang betina akan muncul belang berwarna putih apabila dipertemukan dengan ikan cupang jantan.

    Q:Apakah ikan cupang suka makan udang? (Pertanyaan dari Åbdi VÄn Persi Álönsö)
    A:Ikan cupang bisa diberi makan udang, tetapi air akan cepat tercemar dan bau. Suka atau tidak, itu tergantung dari cupang kalian (yang saya jelaskan bukan artemia).

    Q:Telur yang tidak menempel dibusa apakah masih bisa menetas? (Pertanyaan dari Octa ChooEeyy)
    A:Kemungkinan telur tidak akan menetas dan besar kemungkinan akan dimakan oleh induknya.

    [13] Pembahasan Tambahan

       Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak kalian memberikan ide dan gagasan mengenai pembahasan yang harus saya berikan. Pembahasan tambahan akan saya terima apabila masih membahas tentang ikan cupang. Setiap ide dan gagasan yang kalian berikan akan saya jawab dalam sebuah artikel blog. Setelah artikel tersebut selesai, nama kalian akan saya cantumkan pada artikel tersebut. Apabila kalian bersedia memberikan foto kalian kepada saya, maka foto yang kalian berikan akan saya tempelkan pada blog ini. Nama kalian juga akan saya cantumkan pada bagian kontributor blog. Foto dan gagasan dapat dikirim ke email (taurus16mei@gmail.com). Posting hanya diberikan kepada mereka yang memberikan ide yang berguna dan bermanfaat untuk semua peternak ikan cupang.

    [Belum ada ide yang diberikan]
    [Jadilah yang pertama memberikan ide]
    [Segera Kirim ide kalian ke alamat emailku]

    [12] Tumbuhan Untuk Ikan Cupang

        Sebenarnya banyak tumbuhan yang dapat digunakan untuk ikan cupang. Tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah enceng gondok dan daun ketapang. Daun ketapang merupakan daun yang mengandung zat yang baik untuk ikan cupang. Daun ketapang dapat menetralkan ph air dan membuat ikan cupang tidak cepat stress. Selain sebagai penetral ph air, daun ketapang juga dijadikan sebagai obat alami untuk ikan cupang. Banyak peternak ikan cupang menggunakan daun ketapang untuk beternak ikan cupang. Daun ketapang banyak digunakan oleh peternak ikan cupang petarung. Lendir yang dihasilkan daun ketapang dipercaya dapat mempertebal sisik ikan petarung, sehingga kulit ikan tidak mudah terluka saat diserang ikan lain. Selain sebagai obat dan penetral ph air, daun ketapang juga bisa digunakan sebagai tempat ikan cupang membuat sarang gelembung mereka.

        Daun ketapang juga banyak digunakan pada wadah burayak ikan cupang. Daun ketapang yang bagus adalah yang berasal dari pohon yang dekat pantai. Karena pohon ketapang yang dekat dengan pantai menyerap air asin, dan daun ketapang mengandung sedikit zat garam yang bagus untuk ikan. Zat garam didalam daun ketapang dapat membunuh bakteri yang kurang baik untuk ikan khususnya jenis jamur. Daun ketapang yang digunakan merupakan daun yang sudah tua dan berwarna coklat. Apabila ditekan menggunakan tangan, daun ketapang akan mengeluarkan bunyi seperti kerupuk yang gurih.
    Contoh daun ketapang
       Tumbuhan lain seperti enceng gondok dan kapu-kapu (Pistia stratiotes) juga bisa dijadikan tumbuhan untuk menghiasi wadah ikan. Saya lebih menganjurkan kapu-kapu sebagai pengganti enceng gondok. Hal ini dikarenakan beberapa alasan. Alasan yang pertama adalah, enceng gondok susah dibersihkan dan cenderung kotor, kedua enceng gondok ukurannya terlalu besar dan memakan banyak tempat, enceng gondok memiliki akar yang padat sehingga cepat menghabiskan air pada wadah ikan (saya tidak bilang enceng gondok tidak bagus, semua tergantung pada kalian masing-masing mau menggunakan yang mana dan saya hanya sekedar berpendapat karena semua orang bebas memilih). Kenapa saya memilih tanaman kapu-kapu? saya memilih tanaman kapu-kapu dibanding enceng gondok karena ukurannya lebih kecil, bersih, dan tidak memakan banyak tempat. Selain itu, bentuk dari tanaman kapu sangat ideal, dan enak dipandang.

        Ikan cupang menjadikan kapu-kapu sebagai tempat pembuatan sarang gelembung dan tanaman kapu-kapu bisa membuat ikan cupang merasa seperti hidup dihabitat asli. Dengan campuran sedikit daun ketapang, maka ikan cupang akan merasa nyaman. Tanaman lain yang dapat digunakan untuk ikan cupang adalah hydrilla. Tidak banyak peternak ikan cupang yang menggunakan tumbuhan hydrilla. Tanaman hydrilla lebih banyak digunakan oleh peternak ikan gupi karena tanaman hydrilla dapat tenggelam kedasar air dan dijadikan tempat persembunyian oleh burayak ikan gupi.

        Hydrilla tidak banyak digunakan peternak ikan cupang dikarenakan beberapa hal. Hal pertama adalah sebagian peternak ikan cupang percaya, didalam tanaman hydrilla terdapat 1 predator yang dapat memakan burayak ikan cupang. kedua, hydrilla dapat menyebabkan pertumbuhan lumut halus yang  akan menutupi wadah (info yang saya dapat belum tentu benar). Ketiga, tanaman hydrilla yang tidak terkena sinar matahari, akan layu dan mati dalam wadah sehingga mencemari air.

         Tumbuhan lain yang dapat digunakan adalah daun kelapa kering. Manfaat daun kelapa kurang lebih sama seperti daun ketapang tapi menurut saya pribadi, daun ketapang lebih bagus dibanding daun kelapa. Daun kelapa yang sudah tua, banyak digunakan peternak ikan petarung. Tujuan mereka merendam daun kelapa pada wadah ikan cupang petarung masih belum jelas. Sejauh yang saya tahu, efek yang diberikan daun kelapa tidak berbeda jauh dengan daun ketapang.

    [11] Cara Beternak Makanan Ikan Cupang Bagian 2

         Pada artikel berikut ini, saya akan menulis artikel Cara Beternak Makanan Ikan Cupang Bagian 2. Bagian pertama sudah dijelaskan secara umum dan sederhana. Pembahasan bagian 2 juga akan dibahas secara sederhana. Pembahasan yang ada antara lain Microworms, dan Vinegar Eels.

    1. Microworms

        Microworms bisa dijadikan makanan pengganti untuk burayak ikan cupang selain menggunakan kutu air. Selain mudah dikultur, microworms juga memiliki kandungan gizi yang cukup baik untuk burayak ikan cupang. Kelemahan yang dimiliki oleh microwroms adalah, apabila takaran yang diberikan ke wadah ikan terlalu banyak dan tidak habis dimakan oleh burayak ikan, maka sudah bisa dipastikan akan air akan tercemar. Microworms tidak dapat bertahan hidup dalam air terlalu lama. Berbeda dengan kutu air yang bisa hidup di air. Jadi tetaplah berhati-hati dalam penggunaannya.

       Microworms mempunyai peranan yang sangat penting ketika musim hujan tiba. Karena pada musim hujan, biasanya kutu air akan sangat sulit diperoleh. Sehingga microworms menjadi salah satu sumber makanan pengganti bagi burayak ikan. Tempat yang dibutuhkan untuk membudidayakan microworms tidak terlalu besar. Kalian bisa menggunakan mangkuk es cream atau media lainnya yang kecil dan memiliki penutup. Bahan-bahan yang diperlukan dalam membudidayakan microworms antara lain :
    • Bibit Microworms (dapat dibeli pada toko ikan dan peternak microworms).
    • Wadah budidaya, dapat menggunakan mangkuk es cream dan media lainnya yang memiliki penutup.
    • Roti tawar.
    • Ragi roti (dapat dibeli pada toko kue atau sembako).
    • Air putih.
    • Oat Meal.
    • Jarum.
         Setelah semua bahan yang dibutuhkan sudah terkumpul, ikutilah langkah budidaya microworms berikut ini :
    1. Sediakan wadah yang akan menjadi tempat budidaya microworms.
    2. Susun roti tawar dengan rapi kedalam wadah budidaya.
    3. Basahkan roti tawar yang ada didalam wadah (Jangan terlalu basah, secukupnya saja.). Cukup roti sampai lembab dan berair saja. Wadah budidaya jangan sampai tergenang air.
    4. Taburkan ragi roti 1/4 sendok makan pada permukaan roti tawar. Ragi roti yang ditaburkan harus merata dan tidak terlalu banyak.
    5. masukan bibit microworms kedalam wadah budidaya.
    6. Tutup wadah budidaya supaya proses berkembang biak microworms tidak terganggu oleh binatang lain (Penutup wadah harus dilubangi terlebih dahulu menggunakan jarum agar terus terjadi siklus pergantian udara).
    7. Microworms yang sehat dapat dilihat dari warnanya. Jika berwarna putih, itu menandakan microworms yang kalian budidayakan memiliki tingkat kesehatan tinggi.
    8. Jika wadah microworms kalian sudah mulai menjadi warna abu-abu dan tampak tidak cerah, segera lakukan budidaya pada wadah yang lain dengan cara memindahkan 20-50% microworms yang ada pada wadah sebelumnya ke wadah baru.
    9. Budidaya dapat dilakukan secara berulang dengan teknik yang sama.
    10. Pemberian makan bisa dilakukan 2 minggu 1 kali. Cara yang dilakukan adalah, memindahkan microworms 70-85% ke wadah yang baru. Cara ini juga bisa dilakukan untuk meningkatkan hasil panen kalian.
    11. Cara pemberian microworms pada wadah burayak ikan cupang dapat menggunakan berbagai macam alat contohnya adalah alat pembersih telinga. Pada umumnya peternak ikan menggunakan alat pembersih telinga sebagai alat utama untuk melakukan panen.
    12. Ambil microworms dengan alat pembersih telinga. Lalu microworms yang menempel pada alat pembersih telinga dicelupkan kedalam wadah dan microworms akan masuk kedalam air.
    13. Gambar alat pembersih telinga yang digunakan :

    2. Vinegar Eels

        Selain microworms, vinegar eels juga dapat digunakan sebagai pengganti sumber makanan untuk burayak ikan cupang. Vinegar eels memiliki ukuran yang lebih kecil dari microworms. Perbedaan antara vinegar eels dan microworms adalah, Vinegar eels hidup didalam air (cuka apel) dan microworms hidup di darat. Vinegar eels bisa bertahan hidup lebih lama didalam air dibanding microworms sehingga persentase tercemarnya air dapat dikecilkan.

        Budidaya vinegar ells tidaklah sulit. Bahan yang diperlukan juga lebih sedikit dibanding budidaya microworm. Kesulitan dalam membudidaya vinegar eels adalah saat melakukan panen. Karena vinegar eels hidup didalam air cuka, maka ada teknik khusus yang harus digunakan agar panen bisa dilakukan dengan lancar dan vinegar eels aman di konsumsi oleh burayak ikan cupang. Alat yang perlu disediakan dalam budidaya vinegar eels adalah :
    • Botol bekas sirup atau botol lainnya yang bisa digunakan untuk menyimpan air cuka.
    • Apel yang sudah dipotong kecil.
    • Cuka Apel / Cuka Asam.
    • Gula 1/2 sendok teh.
    • Air Minum.
    • Kapas dan alat pembersih telinga.
        Cara budidaya dapat dilakukan sebagai berikut :
    1. Campurkan air dan cuku kedalam botol (Air dan cuku dibagi 50 : 50).
    2. Masukan gula 1/2 sendok teh, lalu aduk sampai rata.
    3. Masukan apel yang sudah dipotong kecil ke dalam botol.
    4. Setelah tahap 1 - 3 sudah dilakukan, campurkan bibit vinegar eels kedalam botol.
    5. Lakukan pengamatan selama 2-3 minggu sejak budidaya dilakukan.
    6. Apabila Vinegar eels sudah berkembang biak dan sudah memenuhi botol, maka budidaya kalian sudah siap dipanen.
        Cara panen dapat dilakukan dengan teknik sebagai berikut :
    1. Siapkan kapas filter dan bentuk kapas tersebut menjadi bulatan yang muat untuk mulut botol.
    2. Siapkan juga botol yang berisi air putih atau air bersih.
    3. Masukan kapas filter kedalam botol botol budidaya (Ingat, hanya bagian ujung kapas yang mengenai cuka).
    4. Teteskan air pada permukaan kapas yang dimasukan dalam botol budidaya (yang dimaksud adalah kapas filter bagian atas yang sudah dimasukan dalam botol budidaya). Teteskan air pada kapas filter secukupnya.
    5. Biarkan selama +-30 Menit.
    6. Jika sudah 30menit, vinegar eels akan menembus kapas filter, dan celupkan kapas kedalam botol yang telah diisi air bersih (Ingat, jangan sampai bagian kapas filter yang terkena air cuka tercelup pada botol yang berisi air bersih).
    7. Lakukan hal ini secara berulang sampai anda selesai panen (Sisakan 20% vinegar eels apabila masih ingin membudidayakan).
    8. Apabila potongan apel sudah terlihat habis dan kurang bagus, beri potongan apel yang baru.
    Contoh Vinegar eels yang siap panen

    [10] Cara Beternak Makanan Ikan Cupang Bagian 1

    Video cara kultur kutu air dengan menggunakan Daphnia Solution (DS) part 1
    Video how to culture daphnia.sp using Daphnia Solution (DS) part 1

    Video cara kultur kutu air dengan menggunakan Daphnia Solution (DS) part 2
    Video how to culture daphnia.sp using Daphnia Solution (DS) part 2


    Video cara kultur kutu air dengan menggunakan Daphnia Solution (DS) part 3
    Video how to culture daphnia.sp using Daphnia Solution (DS) part 3


    Untuk pemesanan Formula DS, dapat menghubungi saya lewat Facebook
    Servasius Heri
    Terima Kasih.



        Makanan merupakan sumber kehidupan bagi setiap makhluk hidup di bumi. Tanpa makanan, semua makhluk hidup akan mati. Oleh karena, persiapan sumber makanan sangatlah penting bagi kehidupan. Begitu juga dengan peternak ikan cupang. Setiap hari mereka harus bisa menyediakan sumber makanan untuk ikan cupang mereka. Banyak cara yang bisa dilakukan oleh peternak untuk mendapatkan sumber makanan untuk ikan mereka. 
    1. Pertama, adalah mengambil dan mencarinya dari alam.
    2. Kedua, Membelinya dari peternak atau toko ikan.
    3. Ketiga, Membudidayakan sumber makanan ikan sendiri.
        Bagi mereka yang hanya sekedar hobi memelihara ikan cupang, biasanya mereka menangkap atau membeli makanan ikan cupang. Bagi peternak ikan cupang yang menengah, mereka cenderung menangkap atau membudidayakan makanan ikan cupang sendiri. Sedangkan untuk peternak besar, mereka pasti melakukan budidaya makanan ikan cupang sendiri.

        Walaupun kegiatan budidaya makanan ikan cupang cenderung dilakukan oleh peternak kelas atas, tidak menutup kemungkinan peternak menengah atau mereka yang hanya sekedar hobi memelihara ikan cupang melakukan budidaya makanan ikan sendiri. Budidaya makanan ikan yang sering dilakukan oleh peternak ikan cupang kelas menengah dan menengah ke bawah adalah membudidayakan microworms dan silkworms. Microworms merupakan jenis makanan ikan yang paling mudah dibudidayakan oleh peternak ikan. Peternak kelas atas biasanya melakukan budidaya makanan ikan cupang pada skala yang besar. Budidaya yang banyak dilakukan adalah silk worms, dan DaphniaSp.

        Ada beberapa jenis makanan ikan cupang yang dapat dibudidayakan oleh kita, yaitu sebagai berikut :

     
      1. Jentik Nyamuk

      2. DaphniaSp dan Daphnia Magna (Kutu Air)

      3. Silkworms / Tubifex

      4. Microworms

      5. Vinegar Eels


           Pembahasan dibagi menjadi 2 bagian. Bagian pertama akan dijelaskan pada halaman ini dan bagian 2 akan dijelaskan pada halaman berikutnya. Pembahasan pertama akan membahas jentik nyamuk, kutu air, dan cacing sutra (Tubifex) dan pembahasan kedua akan membahas microworms, dan vinegar eels.

      [Pembahasan Pertama]

      1. Jentik Nyamuk

           Jentik nyamuk merupakan salah satu makanan ikan cupang yang paling banyak digunakan untuk mencukupi kebutuhan ikan cupang dewasa. Ketika musim kemarau, jentik nyamuk sangat mudah ditemui pada genangan air yang berada di got atau selokan. Pada saat musim hujan datang, jentik nyamuk yang ada di got atau selokan akan terbawa oleh arus air yang meluap dan disinilah para peternak ikan cupang akan kesulitan dalam mencari makanan untuk ikan. Untuk mengantisipasi hal atau kejadian ini, saya akan sedikit berbagi tips untuk kalian mengenai cara membudidayakan jentik nyamuk (Ingat!! Beternak jentik nyamuk bisa membuat daerah sekelilingnya menjadi banyak nyamuk dan tingkat penyakit malaria akan semakin besar. Oleh karena itu, lakukanlah cara budidaya jentik nyamuk dan benar untuk mengurangi resiko tersebut).

           Sebelum melakukan budidaya, saya ingin mengajak kalian untuk mengetahui sedikit mengenai sirklus hidup nyamuk. Nyamuk harus menempuh empat tahap dalam siklus hidup. Berawal dari telur, Jentik nyamuk, Pupa, dan akhirnya menjadi seekor nyamuk dewasa. Nyamuk menghisap darah manusia karena mereka membutuhkan protein yang terkandung pada darah manusia untuk kebutuhan telur mereka. Telur yang dihasilkan oleh nyamuk betina berkisar 230-300. Waktu yang dibutuhkan untuk menjadi seekor nyamuk dewasa sekitar 16 hari. Sedangkan waktu yang dibutuhkan telur nyamuk menjadi jentik nyamuk dan pupa adalah 7 - 14 hari.
      Siklus Hidup Nyamuk
         Bahan yang perlu disediakan dan cara beternak jentik nyamuk adalah sebagai berikut (Metode budidaya yang disampaikan merupakan metode yang sederhana) :
      1. Sediakan wadah budidaya (Ember,Baskom,Kaleng,atau tempat lainnya yang bisa menampung air).
      2. Air bekas dari hasil pencucian beras atau bisa menggunakan hasil air yang berasal dari hasil pencucian piring (Jangan yang banyak mengandung sabun pencuci piring). Cara lain yang bisa dilakukan adalah, kalian juga bisa meneteskan pupuk organik cair kedalam air. Jika kalian tidak mau menggunakan ketiga cara tersebut, anda bisa menggunakan air hujan yang diberi dedaunan tua (cara ini sedikit sulit untuk mendapatkan hasil yang bagus).
      3. Masukan air kedalam wadah yang sudah disediakan lalu letakkan wadah tersebut pada tempat yang sedikit gelap atau tempat yang banyak nyamuknya. Jika tempat tersebut merupakan tempat terbuka, jangan lupa untuk membuat penutup wadah yang dapat digunakan pada saat hujan sehingga tidak mengganggu proses budidaya.
      4. Biarkan wadah kalian selama 3-5 Hari, lalu liat hasilnya.
      5. Jentik nyamuk bisa dipanen pada hari kelima, dihitung dari bentuk larva. Jentik nyamuk yang ideal di panen adalah yang berumur 7-9 hari.
      6. Jentik nyamuk yang sudah menjadi pupa biasanya digunakan sebagai sumber makanan untuk ikan cupang betina. Pupa dipercaya bisa meningkatkan tingkat produksi telur pada ikan cupang betina.
      7. Segera buang kulit pupa yang mengambang diatas permukaan air.
      8. Gantilah air budidaya jentik nyamuk anda setelah selesai panen dan pindahkan jentik nyamuk hasil panen pada air yang bersih. Hal ini dilakukan untuk membilas jentik nyamuk dan meminimalkan terbawanya zat yang kurang baik. Sehingga ikan dapat dengan aman memakan jentik nyamuk dan terhindar dari sakit.
      9. Apabila tidak terlihat tanda-tanda kehidupan selama budidaya, ulangi cara nomor dua dan letakan pada tempat yang berbeda.
      10. Cara yang saya berikan mungkin berbeda dengan mereka yang membudidayakan jentik nyamuk pada jumlah yang besar.
      2. Daphnia.Sp (Kutu Air)

           Kutu air (Daphnia.Sp) merupakan salah satu pakan hidup yang sangat disukai oleh ikan cupang. Untuk membudidayakan kutu air, kalian harus mengetahui ilmu dasar mengenai kutu air. Kutu air bisa bertahan hidup pada suhu 20-30°C. Kutu air juga sangat rentan mati bila terjadi perubahan suhu air. Kutu air daphnia magna mempunyai daya tahan tubuh yang lebih besar, sehingga membudidayakannya menjadi lebih mudah dibanding daphnia.Sp. Kutu air mengkonsumsi makanan mereka dengan cara menyaring air yang mengandung pythoplankton. Phytoplankton merupakan sumber makanan utama bagi kutu air.

          Kutu air bisa berkembang biak dengan cepat apabila cara budidaya yang kita lakukan sudah benar. Pada umumnya, Semasa hidupnya daphnia bisa berkembang biak 5 sampai 7 kali. Banyaknya telur yang bisa dihasilkan oleh daphnia.sp untuk 1 kali berkembang biak adalah 7-20. Daphnia.Sp merupakan hewan hemaprodite, sehingga kutu air betina tetap bisa melakukan pembuahan sel telur tanpa menggunakan sel jantan.

         Cara budidaya kutu air yang saya berikan merupakan cara yang banyak dipakai oleh peternak ikan. Bahan-bahan yang perlu disiapkan oleh kalian adalah :
      • Pupuk kandang, Kotoran ayam atau bebek (bisa menggunakan salah satu dari 3 jenis pilihan yang ada). Banyaknya bahan yang dibutuhkan tergantung dari ukuran wadah budidaya. Untuk budidaya yang biasa, dapat menggunakan 0,5-1kg pupuk. Sebelum dapat digunakan, kotoran ayam dan bebek harus dijemur terlebih dahulu sampai kering.
      • Ampas kelapa, jerami.
      • Wadah untuk budidaya secara umum memiliki ukuran: Lebar 60cm, Panjang 1m, Tinggi 30-60cm (Sesuai kemauan kalian). Wadah budidaya dapat berubah bak semen, baskom, media lain yang dibuat oleh kalian.
      • Starter Kutu air.
      • Air tawar yang bersih.
          Setelah bahan-bahan yang dibutuhkan telah tersedia, hal yang perlu kalian lakukan adalah sebagai berikut ini :
      • Letakan wadah di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung (Lebih bagus 1/4 dari wadah terkena sinar matahari).
      • Masukan pupuk atau kotoran ayam dan bebek yang sudah dikeringkan pada wadah budidaya secara merata. Untuk pekerjaan yang lebih rapi, masukkan pupuk atau kotoran ayam dan bebek pada sebuah karung yang memiliki pori-pori kecil.
      • Wadah yang sudah diberi bahan budidaya diisi dengan air sesuai dengan ketinggian yang diinginkan dan jangan lupa memakai alat airator dengan skala pemompaan yang kecil.
      • Setelah pengisian air selesai, hal yang perlu dilakukan adalah membiarkan air tersebut selama 7-14 hari (tergantung pada besar kecilnya wadah budidaya). Apabila air sudah mulai berubah warna coklat pudar atau coklat padat, berarti anda telah berhasil dalam membuat phytoplankton yang akan digunakan sebagai sumber makan kutu air.
      • Setelah phytoplankton sudah berkembang biak dalam wadah, maka tiba waktunya starter kutu air dimasukan kedalam wadah budidaya.
      • Masukan jerami dan ampas kelapa yang telah disiapkan sebelumnya kedalam wadah.
      • Kalian bisa melakukan panen ketika budidaya sudah mencapai 5-9 hari. Cara panen dapat dilakukan dengan cara seperti biasa kalian menangkapnya dari alam.
      • Untuk menjaga kutu air tetap hidup, lakukan pemberian pupuk kandang atau kotoran ayam dan bebek pada karung yang telah disediakan sebelumnya atau kalian bisa menyiapkan karung baru.
      • Supaya wadah budidaya kutu air tidak menjadi sarang nyamuk, buatlah sebuah penutup untuk wadah kalian. Ingat, penutup wadah harus memiliki tempat sirklus udara.
      • Selamat mencoba.
          Masih terdapat 2 cara singkat yang dapat dicoba. Cara pertama adalah menggunakan serbuk susu atau ragi roti dan cara kedua menggunakan air yang berasal dari selokan secara langsung. Cara pertama menjadi perbincangan yang cukup populer dan banyak diperdebatkan oleh peternak ikan cupang. Hal ini dikarenakan cara pertama terkadang bisa dilakukan oleh sebagian peternak dan berhasil serta sebagian tidak berhasil. Secara pribadi saya gagal dalam melakukan cara pertama.

          Cara kedua menggunakan air selokan secara langsung. Hal ini belum pernah saya lakukan. Tetapi ada beberapa peternak yang menyarankan menggunakan cara ini. Saya tidak dapat mengatakan cara ini akan gagal atau akan berhasil. Tapi saran saya lebih baik menggunakan cara yang pasti saja agar tidak membuang waktu.

      3. Silkworms (Tubifex)

           Banyak peternak ikan menggunakan tubifex sebagai sumber makanan utama untuk ikan mereka. Tubifex banyak dibudidayakan oleh petani ikan. Harga tubifex juga lebih murah dibandingkan dengan artemia. Cara pengkulturan tubifex juga tidak terlalu sulit. Selama budidaya dilakukan dengan benar, maka hasilnya akan sangat memuaskan. Tubifex mengandung kadar lemak yang tinggi sehingga bisa mempercepat pertumbuhan ikan.

          Tubifex yang diperoleh dari alam cenderung mengandung bakteri patogen. Bakteri patogen dapat menyebabkan kematian pada ikan. Oleh karena itu, sebelum diberikan pada ikan, tubifex yang diperoleh dari alam harus di karantina selama 2-3 hari dengan cara menyaring tubifex tersebut. Tubifex banyak dijumpai pada tempat yang berlumpur. Karena tubifex merupakan makhluk hidup, maka tubifex juga memerlukan sumber makanan yang berasal dari zat-zat sisa hasil fermentasi sayuran dan kotoran hewan.

          Bahan-bahan yang diperlukan untuk budidaya tubifex secara umum adalah :
      • Bibit Tubifex (diperoleh dari alam atau beli dari toko ikan dan peternak tubifex).
      • Wadah budidaya tubifex (dapat berupa kolam semen, baskom, atau media lainnya).
      • Kotoran ayam / bebek yang sudah dikeringkan (Ampas tahu atau sayuran).
      • Air tawar.
      • Paralon dan mesin pompa air.
          Setelah mengetahui bahan-bahan yang diperlukan, maka lakukan langkah sebagai berikut :
      1. Bersihkan wadah yang akan digunakan untuk budidaya tubifex.
      2. Bibit Tubifex harus dikarantina dulu agar terbebas dari bakteri patogen (beli tubifex yang sudah bersih, supaya tidak melakukan proses karantina lagi).
      3. Taburkan kotoran ayam / bebek yang sudah dikeringkan ke dalam wadah budidaya. Bagi kalian yang menggunakan ampas tahu atau sayuran, bisa langsung melakukan budidaya.
      4. Masukan air kedalam wadah budidaya, lalu aduk sampai rata. Ketinggian air cukup 5cm.
      5. Masukan tubifex pada wadah yang sudah dicampur dengan kotoran tadi (Ingat, permukaan lumpur yang ada pada wadah harus seimbang).
      6. Beri wadah tubifex aliran air yang kecil menggunakan paralon. Sirkulasi air bisa di pompa berulang-ulang dengan menggunakan mesin pompa air.
      7. Ganti air 20-30% setiap 2 hari sekali (Sesuai dengan wadah budidaya).
      8. Pemberian makan bisa dilakukan 1 - 3 hari sekali sesuai dengan jumlah budidaya kalian.
          Cara lain yang dapat digunakan untuk budidaya tubifex dapat menggunakan ikan yang sudah mati. Cara ini belum diketahui kebenarannya karena saya belum pernah mencobanya. Bagi kalian yang sudah pernah mencoba dan berhasil, saya akan sangat berharap kalian mau berbagi. Caranya mudah, kalian kirimkan saya email dengan format microsoft word. Apabila penjelasan dan tahap-tahap budidaya yang kalian ceritakan masuk akal, maka postingan kalian akan saya post disini, terima kasih.

          Untuk mengetahui cara budidaya Microworms, dan vinegar eels. Silahkan kalian memabaca artikel Cara Beternak Makanan Ikan Cupang Bagian 2.

      [8] Cara Mempersiapkan Air yang Baik Untuk Ikan Cupang

         Menyiapkan air yang bersih merupakan cara terbaik yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan ikan. Air yang baik dan bersih juga bisa mendukung pertumbuhan ikan dengan cepat serta bisa membuat ikan dalam pertumbuhan sirip, ekor, dan tubuh. Air yang bersih juga bisa mendukung ikan untuk mendapatkan warna yang cerah dan bagus. Apabila kita tidak bisa mempersiapkan air yang baik untuk ikan, ada kemungkinan ikan akan cepat terserang penyakit dan mati. Pengalaman pribadi saya dalam merawat ikan cupang, saya pernah melihat ikan cupang saya mati bersamaan sebanyak lima belas ikan karena saya belum pandai menyediakan air yang baik untuk ikan cupang.

         Banyak kejadian ikan mati tiba-tiba setelah melakukan penggantian air. Saya pernah ditanya seseorang yang membeli ikan saya. "Kenapa ikan yang saya rawat sering mati pada saat saya mengganti air?". Kesalahan terbesar peternak ikan cupang (terutama pemula) dalam mengganti air ikan cupang adalah langsung menggunakan air dari PAM atau PDMA. Kalau orang eropa menyebutnya air dari kran.

          Saya tidak melarang anda menggunakan air PAM atau PDAM. Kalian boleh menggunakan air PAM atau PDMA apabila air tersebut sudah melalui proses pengendapan selama 2 hari. Air PAM dan PDAM banyak mengandung kaporit yang berbahaya untuk ikan dan karena itu, air yang berasal dari PAM harus melalui proses pengendapan terlebih dahulu sebelum digunakan.

          Disini, saya akan menjelaskan tahap dan cara mempersiapkan air yang baik untuk ikan cupang. Ada 2 cara menyiapkan air yang baik untuk ikan cupang. Pertama adalah cara yang mudah, dan yang kedua adalah cara yang sedikit sulit dan membutuhkan banyak biaya. Terserah kalian mau menggunakan cara yang mana. Saya akan menjelaskan cara yang mudah terlebih dahulu untuk kalian:

      Cara Sederhana
           Cara sederhana hanya memerlukan beberapa perlengkapan sebagai berikut:
      1. Tempat penampungan air yang memiliki tutup (ukuran sesuai kebutuhan anda).
      2. Garam khusus untuk ikan.
      3. 1 Lembar Daun ketapang yang sudah tua dan kering.
        Setelah perlengkapan diatas sudah terpenuhi, maka lakukanlah cara seperti berikut ini. Pertama-tama isilah tempat penampungan air tersebut hingga penuh atau sesuai kebutuhan. Setelah air terisi penuh, masukan 1 lembar daun ketapang (jumlah daun ketapang yang dipakai tergantung dari besar kecilnya tempat penampungan air anda dan biasanya 50 liter = 1 daun ketapang) dan masukan 1 genggam garam khusus ikan ( 1 genggam garam untuk 10-15 liter air). Setelah memasukan garam khusus ikan dan daun ketapang, maka aduklah air tersebut sampai garam larut dalam air. Diamkan air selama 2 hari dan setelah 2 hari, maka air tersebut sudah siap pakai. Air akan berwarna sedikit kecoklatan apabila terlalu banyak menggunakan daun ketapang. Saya secara pribadi sudah melakukan cara ini selama 1 tahun lebih dan hasilnya sangat bagus. Ikan juga jarang sakit dan tetap sehat.

      Cara Modern
        Cara modern lebih rumit dan memakan banyak biaya. Biaya yang diperkirakan mencapai Rp1.500.000. Biaya tersebut digunakan untuk membeli peralatan dan bahan untuk menjernihkan air. Bahan yang digunakan berupa bebatuan yang biasa dapat dibeli pada toko ikan. Selain bebatuan, kapas yang digunakan untuk menyaring kotoran air. Arang kelapa untuk menyaring air, alat pompa air, dan selang. Air yang dihasilkan akan sangat jernih dan mengandung zat yang baik untuk pertumbuhan ikan. Alat yang perlu disediakan sebagai berikut :
      1. Garam khusus untuk ikan
      2. Selang
      3. Mesin pompa air
      4. Kapas akuarium
      5. Batuan yang digunakan untuk menyaring air (dapat dibeli pada toko ikan)
      6. Tempat penampungan air besar dan kecil
      7. Ampas arang kelapa
         Setelah menyediakan bahan-bahan yang diperlukan, sekarang saya akan memberikan sedikit gambaran proses penyaringan akan dilakukan. Perhatikan gambar dibawah ini :
      Sorry for the bad drawing
      Setelah melihat gambar di atas, maka lakukanlah hal seperti berikut :
      • Susunlah peralatan anda seperti gambar di atas ( sesuai dengan yang kalian mau ).
      • Isi air sampai penuh pada tempat penampungan air yang besar.
      • Susunlah bahan penyaring air sesuai dengan gambar di atas.
      • Nyalakan mesin pompa air dan biarkan selama kurang lebih 8 jam.
      • Setelah 8 jam berlalu, air sudah siap digunakan.
          Air hasil penyaringan yang menggunakan metode modern akan sangat jernih dan mengandung zat yang baik untuk ikan. Dari hasil percobaan yang dilakukan oleh teman saya, ikan yang menggunakan air hasil penyaringan lebih cerah dan jarang sakit. Hal yang perlu diingat adalah, air yang akan digunakan harus tetap diberi sedikit garam. Ikan yang sehat berasal dari air yang bersih dan makanan yang bebas penyakit.

      [1] Jenis-Jenis Ikan Cupang

         Ikan Cupang merupakan jenis ikan hias air tawar yang memiliki daya tahan tubuh yang sangat bagus, karena ikan ini bisa hidup di air yang sedikit dan tanpa adanya airator. Biasanya para peternak ikan mengirim ikan cupang hanya dalam sebuah kantong plastik es yang kecil. Pengalaman pribadi saya saat dikirimi ikan dari luar daerah, ikan masih tetap hidup walaupun 4 - 5 hari baru sampai ke tempat tujuan dengan cacatan cara packing yang di lakukan penjual rapi dan benar.

         Habitat Ikan Cupang yang asli berasal dari daerah Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Ikan Cupang merupakan ikan yang sangat agresif dalam mempertahankan wilayah kekuasaan mereka.  Ada 3 jenis ikan cupang yang saya ketahui yaitu Cupang Alam, Cupang Petarung, dan Cupang Hias. Ikan cupang juga banyak mengalami perubahan warna, sehingga warna yang ada pada ikan cupang pada saat ini sudah sangat bervariasi dan hal ini terjadi karena banyak peternak ikan cupang melakukan percobaan kawin silang antar ikan cupang yang berbeda, sehingga muncullah beberapa warna baru dan jenis ikan cupang yang baru.

          Ikan cupang dibagi lagi menjadi dua tipe dilihat dari cara merawat telur, yang pertama adalah ikan cupang yang merawat telur mereka di dalam mulut mereka sendiri (mouth breeder). Sejauh yang saya tahu, ikan cupang yang merawat telur mereka di dalam mulut sebagian besar adalah ikan cupang alam. Sedangkan ikan cupang yang membuat sarang gelembung (bubble nest) untuk telur mereka merupakan jenis ikan cupang yang banyak kita pelihara dan kita temukan di kalangan masyarakat. Perlu anda ketahui, yang akan saya bahasa pada blog ini adalah ikan cupang hias yang biasa kita jumpai pada kehidupan sehari-hari. Mungkin saya hanya akan membahas sedikit mengenai jenis ikan cupang petarung dan jenis ikan cupang alam karena saya tidak banyak tahu tentang kedua jenis ikan tersebut dan untuk mengetahui pokok pembahasan yang akan saya berikan, maka anda harus terus membaca artikel ini sampai selesai karena setelah pembahasan berikut ini, saya akan memberitahu jenis  ikan cupang apa saja yang akan saya bahas nanti.

          Sebelum membahas ikan cupang lebih jauh, mari kita kenali terlebih dahulu nama latin dari ikan cupang yang masuk ke dalam kategori Mouth Breeding : 1.Betta Pugnax, 2.Betta Unimaculata, 3.Betta Foerschi, 4.Betta Taeniata, 5.Betta Picta, 6.Betta Macrostoma, 7.Betta Edithae, dan 8.Betta Anabantoides.
      Mouth Breeder Betta Fish
          Gambar di atas merupakan gambar ikan cupang yang termasuk dalam kategori Mouth Breeder, dan perlu diketahui oleh kalian, saya tidak akan membahas jenis ikan cupang yang terdapat pada gambar di atas karena gambar di atas hanya sekedar perkenalan kita aja dengan dunia ikan cupang. Setelah kita mengetahui dan mempunyai sedikit gambaran mengenai ikan cupang mouth breeder, maka sekarang akan saya berikan sedikit gambaran mengenai ikan cupang bubble nest. Pertama mari kita ketahui terlebih dahulu nama latin ikan cupang yang masuk ke dalam kategori bubble nest : 1.Betta Akarensis, 2.Betta Bellica, 3.Betta Splendens, 4.Betta Imbelis, 5.Betta Tesyae, 6.Betta Smaragdina, dan 7.Betta Coccina.
      Bubble Nest Betta Fish
          Ada tujuh ikan yang termasuk dalam kategori bubble nest dan di antara ketujuh ikan tersebut, kita akan membahas yang nomor 3. Karena nomor 3 merupakan kerabat dekat ikan cupang hias yang akan kita bahas nantinya. Ada sedikit tambahan dari saya mengenai jenis ikan cupang yang lain, tetapi saya tidak tahu jenis ikan cupang ini termasuk mouth breeder atau bubble nest, diantaranya adalah : 1.Betta Channoides, 2.Betta Enisae, 3.Betta Balunga, 4.Betta Albimarginata, 5.Betta Breviobesus dan masih banyak lagi yang lain.
      Other Species Betta Fish
          Setelah membaca dan mengetahui beberapa jenis ikan cupang dan mendalami pengetahuan mengenai ikan cupang, maka sekarang saya akan menjelaskan secara detail mengenai ikan cupang hias yang banyak diternak oleh penghobi ikan cupang dan diantaranya adalah :
      1. Halfmoon (HM)
      2. Rose Tail (RT)
      3. Crown Tail (CT)
      4. King Crown Tail (KCT)
      5. Plakat Halfmoon (PKHM)
      6. Plakat Big Ears (PKBE)
      7. Halfmoon Big Ears (HMBE)
      8. Double Tail (DT)
      9. Giant Betta
          Terdapat sembilan jenis ikan cupang hias yang akan saya bahas sesuai dengan daftar di atas. Secara garis besar, warna ikan cupang hias dapat bermacam-macam dari warna super red, super black, platinum, Fancy (Dapat dilihat pada gambar nomor 5 Plakat Over Half Moon di akhir pembahasan), White Opaque, White Milk, Blue, Blue Sea, Green, Dark Green, Yellow, Obsidian, Yellow Gas, Butterfly dan masih banyak lagi. Selain warnanya yang berbeda-beda , tingkat kesulitan pemeliharaan juga berbeda-beda, dari yang mudah sampai yang susah. Perlu kalian ketahui, untuk mendapatkan warna Fancy yang memiliki lebih dari 4, kalian harus melakukan beberapa kali perkawinan silang dengan menggunakan rumus peternakan. Oleh karena itu, untuk mendapatkan warna fancy yang memiliki lebih dari 4 warna tidaklah mudah dan untuk mendapatkan warna super red, super black, dan White Milk juga bukanlah  pekerjaan yang mudah apalagi bagi mereka yang baru belajar beternak cupang.

         Setelah mengetahui beberapa info mengenai cupang, sekarang waktunya bagi saya untuk menjelaskan setiap jenis ikan cupang hias yang ada pada list di atas. Siapkan bulpen dan kertas untuk mencatat inti sari dari pembahasan berikut atau jika kalian malas, silahkan kunjungi lagi blog ini dan jangan lupa untuk membawa makanan ringan sebelum membaca blog ini agar tidak bosan, karena saya hanya menyisipkan gambar yang penting saja dan jumlahnya juga tidak banyak. Kalau kalian sudah siap, mari kita sama-sama membaca dan mencari info mengenai ikan cupang hias yang sudah saya sebutkan tadi.

      1.Halfmoon (HM)
           Halfmoon merupakan ikan yang mempunyai ekor terlebar di antara ikan cupang lainnya terkecuali jika kita bandingkan dengan Rose Tail. Halfmoon memiliki ekor yang lebarnya 180 derajat bahkan lebih. Jika terdapat jenis ikan Halfmoon yang ekornya tidak mencapai 180 derajat, maka ikan tersebut tidak akan masuk kategori halfmoon. Halfmoon juga memiliki banyak variasi warna diantaranya fancy halfmoon, marbel halfmoon, super red halfmoon, dan masih banyak warna lainnya. Oleh karena itu, apabila ada kontes ikan cupang pada daerah-daerah atau kota, dalam kontes tersebut pasti ada ditentukan kategori warnanya, apabila tidak di kategorikan, mungkin dalam kontes ikan cupang akan sangat sulit ditemukan pemenangnya. Tingkat kesulitan dalam merawat cupang halfmoon bisa dikatakan cukup sulit terutama pada saat anda ingin melakukan breeding. Ketika kita ingin memijahkan cupang halfmoon, anda harus sudah tahu resiko apa saja yang akan terjadi pada ikan anda dan salah satunya adalah rusaknya sirip dan ekor ikan anda. Selama pemijahan berlangsung, selalu ada kemungkinan ekor ikan anda akan menjadi robek bahkan rusak secara total. Para pembaca yang lebih menyukai halfmoon, saya ada sedikit saran buat kalian:
      • Gantilah air setidaknya 3 hari sekali (Bagi yang menggunakan akuarium ukuran kecil dengan ukuran tinggi 15cm, lebar 10cm, panjang 10cm). Hal ini dilakukan agar kualitas air tetap terjaga dan ikan tidak mudah stress.
      • Bagi yang menggunakan wadah yang besar, misalnya dengan ukuran tinggi 15cm, lebar 15cm, dan panjang 30cm, anda cukup menyedot kotoran ikannya saja, dan menambahkan air baru sesuai dengan takaran anda.
      • Beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan), garam akan mengurangi resiko penyakit jamur pada ikan.
      • Selama proses penggantian air akuarium, pergunakanlah alat penangkap ikan yang halus agar tidak merusak sirip dan ekor ikan anda.
      • Jangan menangkap ikan anda dengan tangan anda, karena sirip dan ekor ikan halfmoon sangat rawan rusak. (Boleh menggunakan tangan apabila sudah mahir)
      • Beri makan cupang anda secukupnya dan kalau bisa dua kali sehari. Hal ini dilakukan agar ikan anda tidak kelaparan dan menggigiti ekornya sendiri (Saya rekomendasikan jentik nyamuk sebagai makanan yang paling baik untuk HM).
      • Berhati-hatilah dalam melakukan pemijahan, karena ada resiko kerusakan pada sirip dan ekor cupang anda (Baca artikel cara beternak ikan cupang untuk meminimalkan hal ini terjadi, walaupun tidak 100% berhasil, tapi setidaknya kita sudah mengurangi resikonya).
      • Biarkan ikan saling melihat selama 5 menit setelah selesai memberi makan ikan.
          Kelemahan yang dimiliki oleh cupang halfmoon adalah, rawan terjadi kerusakan pada sirip dan ekornya. Apabila ada kerusakan pada sirip dan ekor, maka cupang halfmoon akan kehilangan kecantikannya, dan kita hanya bisa menikmati warnanya saja dan bukan dari bentuknya lagi. Sirip dan ekor dari cupang halfmoon bisa disembuhkan, tapi penyembuhan tersebut tidak akan bisa mengembalikan kecantikan dari cupang halfmoon seperti semula dan pasti meninggalkan bekas. Kelebihan dari cupang halfmoon adalah, memiliki ekor yang sangat lebar dan caranya yang elegant dalam menampilkan posisi badan dan ekornya yang sangat indah. Selain itu, cupang halfmoon juga sangat pandai dalam menjaga telur mereka.

      2.Rose Tail (RT)
           Rose tail adalah ikan yang menjadi saingan halfmoon. Rose tail adalah ikan yang memiliki sirip dan ekor yang lebarnya hampir sama dengan halfmoon, Ekor dan siripnya bahkan bisa melebihi halfmoon. Bedanya RT dan HM ada pada bagian lipatan sirip ekornya. Jika HM memiliki ekor yang terbuka lebar tanpa lipatan-lipatan dan hampir mirip dengan 1/2 bulan, maka RT memiliki ekor yang berlipat dan bentuknya seperti bunga mawar. Semakin banyak lipatan pada ekor RT, maka semakin cantik ikan tersebut. Berbeda dengan HM, apabila sirip dan ekor RT rusak, itu bukan merupakan suatu masalah besar karena kerusakan tersebut akan membentuk sebuah lipatan baru (terkecuali sirip dan ekornya hancur berantakan). Jadi, jika kalian ingin melakukan pemijahan RT, janganlah khawatir soal sirip dan ekornya, karena walaupun ekor dan siripnya rusak, pada saat penyembuhan, kerusakan tersebut tidak akan mudah terlihat dengan jelas dan tidak akan menggangu keindahan dari ikan RT. Bagi kalian yang lebih menyukai RT, saya akan memberikan sedikit saran untuk kalian:
      • Tetap ganti air secara rutin 3 hari sekali sesuai dengan saran yang sebelumnya.
      • Tetap beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus ikan).
      • Jangan terlalu cemas soal kerusakan sirip dan ekor pada ikan RT selama masa pemijahan.
      • Tetap pergunakan alat penangkap ikan yang halus selama proses penggantian air akuarium berlangsung.
      • Biarkan ikan saling melihat selama 5 menit setelah selesai memberi makan ikan.
      • Untuk pemberian makan minimal 1 kali sehari, sesuai dengan waktu yang anda inginkan ( lebih baik 2 kali sehari, dan saya merekomendasikan jentik nyamuk sebagai makanan yang paling baik untuk RT).
          Kelemahan yang dimiliki oleh cupang jenis RT adalah, belum ada acara kontes untuk jenis cupang ini. Selain itu, di mata masyarakat indonesia, terutama yang memelihara HM, RT adalah produk gagal dari HM. Berbeda dengan luar negeri yang lebih meengerti seni dari jenis RT. Kelebihan dari RT adalah, saat dia memperlihatkan keindahan ekornya, ekornya akan membuat banyak variasi gelombang, dan gerakan dari ekornya tersebut dapat membuat mata kita terpesona.

      3.Crown Tail (CT)
           CT adalah ikan cupang yang memiliki bentuk ekor yang hampir mirip dengan mahkota raja. Bentuk ekor yang tajam adalah salah satu kelebihan dari cupang CT. Selama saya memelihara ikan cupang, belum pernah saya melihat cupang CT yang ekornya melebihi 180 derajat seperti HM. Cupang CT memiliki variasi warna yang menarik, contohnya adalah warna maskot dan Obsidian. Sejak saya mengenal CT, baru pertama kali saya melihat warna White Milk, dan Fancy dari seorang peternak yang merupakan teman saya di Facebook. Saat ini, teman saya masih melakukan tahap uji coba untuk mendapatkan lebih banyak Fancy CT. Mendapatkan warna fancy pada cupang bukanlah hal yang mudah, karena untuk mendapatkan fancy hanya 5% dari total anak ikan yang ada. Tidak berbeda dengan HM, apabila ada kontes cupang CT, kontes tersebut juga memberikan kategori warna apa saja yang boleh ikut dan kalian harus ingat, apabila kalian mendaftarkan cupang CT anda pada kategori warna yang salah, saya jamin cupang anda tidak akan menang dan langsung di diskualifikasi. Jadi pelajarilah cupang CT anda masuk ke dalam kategori apa sebelum ikut serta dalam kontes. Saran dari saya untuk peternak cupang CT:
      • Air harus diganti minimal 3 hari sekali ( atau sesuai dengan besar kecilnya wadah cupang kalian, jika wadahnya semakin besar, maka tidak perlu terlalu sering mengganti air).
      • Beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan)
      • Jika ingin menangkap cupang CT anda, lebih baik menggunakan jala yang halus (Boleh menggunakan tangan apabila sudah mahir)
      • Pemberian makan lebih bagus dua kali sehari, tapi jika anda cuma sempat memberikan makan ikan anda 1 hari sekali juga tidak masalah (Saya merekomendasikan Daphnia Sp.(Kutu air) dan jentik nyamuk, pemberian di lakukan selang seling).
      • Pada saat pemijahan, terdapat resiko yang memungkinan ekor dan sirip cupang menjadi rusak. Jadi lakukanlah proses perkenalan dulu antara jantan dan betina selama dua hari (Baca pada bagian penjelasan cara beternak ikan cupang untuk informasi yang lebih lengkap, walaupun tidak 100% berhasil, tapi setidaknya kita sudah mengurangi resikonya).
      • Jangan lupa untuk membuka sekat cupang anda selama 5 menit dan biarkan ikan saling melihat setelah memberi makan ikan.
          Cupang CT juga memiliki kelemahannya sendiri, salah satu kelemahan cupang CT adalah, ekor bagian atas, bawah, dan belakang akan menjadi keriting apabila perawatan dari anda kurang bagus. Padahal cupang CT lebih menarik apabila tulang ekor mereka kuat dan padat. Perlu di ingat juga, bukan hanya pada perawatan saja, tapi faktor umur cupang anda juga mempengaruhi. Semakin tua cupang CT anda, maka ekornya semakin sulit berdiri tegak.

      4.King Crown Tail (KCT)
           King Crown Tail adalah cupang yang dapat di katakan susah untuk didapat selama beternak cupang. Pada dasarnya KCT adalah cupang CT dan yang membedakan antara KCT dan CT adalah posisi ekor belakang. Jika CT, posisi ekor belakang tidak saling menyilang dan sedangkan KCT, posisi ekor belakangnya menyilang antara satu dengan yang lain (biar lebih jelas silahkan liat gambar cupang nomor 4 yang ada di bawah setelah pembahasan semua jenis ikan cupang hias selesai). Salah satu kelebihan dari KCT adalah, KCT memiliki ekor yang saling silang di antara yang lain, sehingga membentuk garis X. Keunikannya tersebut tidak di miliki oleh cupang lainnya. Bukanlah hal yang mudah untuk mendapatkan cupang KCT, walaupun bibit jantan dan betina sama-sama KCT, belum tentu kita bisa mendapatkan anak cupang yang berbentuk KCT. Karena itulah harga cupang KCT biasanya cukup mahal apabila di jual. Berbeda dengan CT, KCT belum ada kontesnya, hal ini di karenakan para peternak sulit untuk mendapatkan cupang KCT, sehingga sejauh ini belum ada kontes buat cupang KCT dan ini merupakan salah satu kelemahan dari KCT. Sedikit saran untuk kalian yang memiliki cupang KCT:
      • Gantilah air minimal 3 hari satu kali (Sesuai dengan  besar kecilnya wadah peternakan).
      • Beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan).
      • Berhati-hatilah dalam menangkap cupang KCT saat melakukan pergantian air akuarium, karena ekor cupang sangat rawan bengkok dan patah walaupun anda sudah menggunakan alat penangkap ikan dengan jala yang halus.
      • Pemberian makan harus teratur, sebisa mungkin 2x sehari dengan takaran yang cukup, tidak perlu sampai cupang kenyang (Saya merekomendasikan kutu air (Daphnia Sp. atau Daphnia Magna) sebagai makanan utama untuk KCT).
      • Jika ingin melakukan pemijahan, nikmatilah dulu bentuk cupang KCT anda, karena saya takut setelah di lakukan pemijahan, cupang KCT anda ekornya akan rusak.
      • Buka sekat cupang anda selama 5 menit setelah memberi makan ikan.
          Kelemahan lain dari cupang KCT adalah, susah dalam perawatan, terutama saat mengganti air ikan, dan jika ekor bagian belakang sudah mulai tidak tegak dan keras, sudah bisa dipastikan cupang KCT anda akan terlihat seperti CT biasa. Kelemahan lain yang ada pada Cupang KCT adalah, ekor juga bisa menjadi kriting seperti yang terjadi pada cupang CT.

      5.Plakat Halfmoon (PKHM)
          PKHM memiliki ekor yang lebarnya hampir sama dengan HM, bedanya adalah, cupang HM memiliki ukuran ekor belakang yang besar, sedangkan ukuran ekor belakang PKHM lebih kecil dan Walaupun kecil, bentuk ekor cupang PKHM dan HM tidaklah jauh berbeda. Perlu diketahui, PKHM dapat menjadi Crescents Tail. Hal itu dapat terwujud apabila cupang PKHM memiliki ekor yang melebihi 180 derajat. Walaupun cupang sudah menjadi crescents tail, tetap saja banyak yang bilang itu adalah PKHM. Banyak orang mengadakan kontes untuk cupang PKHM, hal ini dikarenakan penilaian ikan lebih mudah. Hal itu juga didorong oleh bentuk dari ikan PKHM yang padat dan memiliki bentuk badan yang indah. Warna cupang PKHM juga sangat bervariasi, dari yang super black sampai dengan super white. Warna ikan yang paling dicari oleh peternak adalah warna fancy, karena warna fancy merupakan warna kombinasi antara tiga warna bahkan lebih. Tapi untuk mendapatkan campuran lebih dari 4 warna sangat sulit. Beberapa saran dari saya bagi anda yang suka memelihara cupang PKHM:
      • Gantilah air setidaknya 3 hari sekali (Sesuai dengan wadah pembesaran ikan, jika wadahnya besar, maka penggantian air cukup dengan cara menyedot kotorannya saja dan menambahkan air baru ke dalam wadah).
      • Selalu beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan).
      • Pemberian makan minimal 1 kali sehari (jika bisa 2 kali sehari lebih bagus dan saya merekomendasikan kutu air (Daphnia Sp. atau Daphnia Magna) dan jentik nyamuk sebagai makanan utama untuk PKHM, berikan jentik nyamuk dan kutu air secara bergantian untuk mendapatkan hasil pemeliharaan yang maksimal).
      • Jangan lupa membuka sekat ikan setelah anda memberi mereka makan, dan biarkan ikan saling melihat selama 5 menit.
      • Proses penggantian air dapat dilakukan dengan santai, karena ekor dan sirip cupang PKHM tidak mudah rusak atau robek.
      • Dalam proses pemijahan, jarang sekali sirip dan ekor cupang PKHM menjadi rusak. jadi, jangan terlalu khawatir. Agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan cara pemijahan dengan baik dan benar.
          Cupang PKHM juga memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan seperti ikan lainnya. Kelebihan dari cupang PKHM adalah, cupang PKHM perawatannya lebih mudah dibanding dengan ikan lainnya. Stamina dan daya tahan tubuh cupang PKHM lebih bagus dibanding ikan lainnya. Warna cupang PKHM juga sangat banyak, terutama Cupang PKHM dengan kategori warna fancy dan untuk kelemahan cupang PKHM adalah, bentuk sirip dan ekor yang tidak terlalu besar dan cenderung kecil.

      6.Plakat Big Ears (PKBE)
          PKBE atau Plakat Big Ears merupakan cupang dengan kelebihan pada bagian telinganya. Tidak banyak perbedaan antara cupang PK (Plakat Biasa) dengan PKBE. Perbedaan yang mencolok hanya pada bagian telinga. Orang indonesia menyebutnya telinga gajah. PKBE memiliki telinga yang lebih besar dibanding cupang lain. Walaupun demikian, perlu kalian ketahui bahwa telinga  pada PKBE tidak selalu seimbang. Terkadang telinga sebelah kanan lebih besar dari telinga sebelah kiri dan terkadang telinga kiri yang lebih besar dari telinga sebelah kanan. Apabila seseorang memiliki cupang PKBE dengan telinga sama besar, itu merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi pemilik PKBE. Harga PKBE akan semakin mahal apabila kedua telinga cupang memiliki ukuran yang sama. Beberapa saran dari saya untuk kalian yang suka memelihara PKBE:
      • Lakukan penggantian air minimal 3 hari satu kali.
      • Berhati-hatilah saat melakukan penggantian air, jangan sampai telinga cupang PKBE rusak. Sudah banyak kasus yang terjadi saat penggantian air PKBE, telinga cupang menjadi rusak.
      • Pakailah gayung kecil, atau alat penangkap ikan yang kecil (ingat, tidak boleh menggunakan jaring penangkap ikan) saat ingin menangkap PKBE. Hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga telinga PKBE tetap utuh dan bagus (Boleh menggunakan tangan apabila sudah mahir).
      • Pemberian makan minimal 2 kali sehari (saya menyarankan jentik nyamuk sebagai makanan utama PKBE, jangan beri makan kutu air karena bisa merusak telinga PKBE).
      • Jika ingin melakukan pemijahan, yakinkan diri sendiri dulu, apakah PKBE yang memiliki telinga seimbang mau di jual atau masih ingin dipelihara. Karena setelah pemijahan, telinga PKBE pasti mengalami kerusakan. (Saran saya gunakan PKBE yang telinganya seimbang selama proses pemijahan).
      • Beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan).
          Cupang PKBE selain susah dirawat, terutama merawat telinganya, PKBE juga memiliki kelemahan lain, di antaranya yaitu, telinga PKBE gampang rusak, PKBE, PKBE sulit diternak karena sifatnya cenderung memakan bayi dan telurnya sendiri. Selain sulit diternak, untuk mendapatkan telinga yang seimbang dari PKBE juga sangat sulit. Untuk sementara dan sejauh ini, belum ada kontes resmi untuk cupang PKBE.

      7.Halfmoon Big Ears (HMBE)
           Sama seperti PKBE, HMBE awalnya juga merupakan cupang HM (Halfmoon). Bedanya HMBE dengan HM hanya pada bagian telinganya. Jika HM yang diperhatikan oleh peternak adalah bagian ekor belakangnya sedangkan HMBE, yang diperhatikan oleh peternak adalah ukuran telinganya. Kelebihan dan kekurangan setiap ikan berbeda-beda. Di Indonesia tidak terdapat kontes ikan untuk kategori HMBE. Merawat cupang HMBE lebih sulit daripada merawat PKBE. Hal ini dikarenakan, kita harus lebih berhati-hati merawat sirip, ekor, dan telinga cupang. Sejauh ini, cupang HMBE masih sedikit sulit untuk dicari, hal ini dikarenakan jumlah peternak HMBE belum begitu banyak. Untuk mereka yang sudah memiliki HMBE, semoga saran berikut ini berguna untuk kalian:
      • Selalu perhatikan sirip,ekor, dan telinga ikan pada saat melakukan penggantian air, jangan sampai merusak ke tiga bagian tersebut atau nilai jual akan menurun.
      • Beri makan 2 kali sehari dan jentik nyamuk adalah yang paling bagus untuk HMBE.
      • Jangan lupa beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan).
      • Penggantian air minimal 3 kali dalam sehari (sesuai dengan besar kecilnya wadah pembesaran).
      • Pergunakan alat penangkap ikan seperti gayung kecil. Jangan menggunakan jaring penangkap ikan untuk menangkap HMBE (Boleh menggunakan tangan apabila sudah mahir).
          Kelemahan dari HMBE, sirip, ekor, dan telinga mudah sekali rusak. Selama proses pemijahan, rawan terjadi kerusakan pada sirip, ekor, dan telinga cupang. Jika terjadi kerusakan pada telinga, maka kerusakan atau luka tersebut tidak bisa di sembuhkan. Karena HMBE masih jarang ditemui, maka HMBE termasuk kategori cupang yang unik. Kelebihan dari HMBE adalah, HMBE memiliki ekor belakang yang lebar, sekaligus memiliki telinga yang besar, dan hal tersebutlah yang membuat HMBE menjadi cupang yang cantik. HMBE kemungkinan bertolak belakang dengan PKBE, jika PKBE cenderung memakan burayak dan telurnya, maka HMBE justru pandai merawat dan menjaga telurnya (tidak semuanya pandai menjaga telur dan burayak).

      8.Double Tail (DT)
           Ekor yang di miliki oleh DT cukup lebar dan terbelah menjadi dua. Belahan tersebut tepat pada bagian tengah ekor belakang. Untuk kalangan indonesia, cupang DT masih kalah populer dengan ikan cupang lainnya, oleh karena itu, DT sangat jarang di jumpai. Cupang yang menjadi primadona di indonesia adalah cupang HM, CT, dan PKHM. Walaupun demikian, bukan berarti DT tidak ada yang pelihara. Ada sebagian yang beternak cupang DT, mereka tidak menjualnya di indonesia tetapi menjualnya ke luar negeri. DT lebih terkenal di luar negeri di banding di dalam negeri. Jika DT memiliki ekor yang lebar dan besar, maka kita akan sedikit sulit melihat belahan ekor belakangnya. Sedikit saran yang kurang lebih sama dengan ikan lainnya untuk para peternak DT:
      • Selalu memberi sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan).
      • Ganti air minimal 1 kali dalam 3 hari (tergantung besar kecilnya akuarium).
      • Beri makan ikan 2 kali sehari (saya menyarankan jentik nyamuk sebagai makanan utama DT)
      • Saat mengganti air, pergunakan jaring penangkap ikan yang halus (boleh menggunakan tangan apabila sudah mahir)
      • Buka sekat ikan dan biarkan ikan saling melihat satu sama lain selama 5 menit.
          Kelemahan dari cupang DT yaitu, kurang di minati, terutama di indonesia (mungkin di negara lain sangat di minati). Jika beternak DT dan mendapatkan burayak yang kurang bagus, bentuk ikan DT akan menjadi aneh dan terlihat jelek serta kusam. Susah mencari bibit DT, terutama yang betina. Kelebihan dari DT, walaupun ekornya terbelah menjadi dua, cara perawatannya tidak sesulit merawat HM. Ekor belakang DT adalah alami, dan tidak bisa sengaja di bentuk, itulah yang membuat DT unik. Mendapatkan DT dengan belahan ekor yang sempurna tidak terlalu sulit.

      9.Giant Betta
           Giant juga merupakan ikan cupang dan yang membedakan Giant dengan cupang lainnya adalah ukuran badannya yang dua sampai tiga kali lebih besar di banding cupang normal. Jenis cupang Giant ada 2, yaitu Giant PK, dan Giant HM. Spesifikasi antara Giant PK dan HM tidak berbeda jauh dengan cupang PKHM dan HM pada umumnya. Karena tubuhnya yang besar, maka disebutlah cupang Giant. Tubuhnya yang besar merupakan salah satu kelebihan dari cupang Giant. Selain memiliki tubuh yang besar, Giant juga memiliki banyak variasi warna seperti cupang PKHM dan HM. Dari hasil diskusi antar peternak, didapat kesepakatan, cupang akan masuk ke dalam kategori Giant apabila ukurannya di atas 5,5cm (Body Only). Banyak orang mengatakan walaupun Giant memiliki tubuh yang besar, tapi kulitnya sangat empuk dan tidak sekeras cupang lainnya (masih belum diketahui kebenarannya). Ada sedikit saran dari saya bagi kalian yang memelihara cupang Giant.
      • Wadah pembesaran lebih baik berukuran, tinggi 20cm, lebar 20cm, panjang 20cm (sudah merupakan ukuran standar untuk cupang Giant).
      • Ganti air minimal satu kali dalam satu minggu.
      • Beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan)
      • Jika ingin menangkap Giant, cukup menggunakan jaring ikan yang standar, dan juga bisa menggunakan tangan secara langsung.
      • Beri makan Giant 2 kali sehari, dan tentu dengan porsi yang berbeda dari cupang biasa.
      • Jangan menggunakan tempat atau wadah yang terlalu kecil, karena Cupang Giant akan menjadi stress.
           Kelemahan lain dari cupang Giant, wadah Giant memakan banyak tempat, dan Giant sangat rakus serta juga cepat lapar. Apabila tiba musim hujan, peternak akan kesulitan mencari jentik nyamuk. Pada saat itulah akan dilakukan pengurangan porsi makan untuk Giant (bagi mereka yang memiliki banyak cupang Giant, contohnya di atas 50 ikan).

          Sembilan jenis cupang hias telah kita bahas secara umum, jika kalian bingung dengan bentuk ikan cupang yang sudah disebutkan tadi, kalian bisa melihat gambar di bawah ini.
           Setiap ikan memiliki keunikan dan kelebihannya masing-masing, tidak ada yang sempurna dan tidak ada yang paling bagus. Semuanya tergantung dari hobi kalian masing-masing. Jadi puaslah dengan pilihan kalian masing-masing dan jangan mudah terpengaruh oleh orang lain.

      [9] Cara Melatih Cupang Petarung

           Selain ikan cupang hias, terdapat juga ikan cupang petarung. Peternak ikan cupang petarung tidak mengharapkan bentuk sirip dan ekor bagus dan indah melainkan mental dan keganasan yang dimiliki oleh ikan cupang itu sendiri. Banyak peternak ikan cupang petarung mencari cara melatih ikan mereka agar lebih jago dan mempunyai mental dalam bertarung. Selain mental dan stamina, gigi yang di miliki oleh ikan cupang juga sangat mempengaruhi kekuatan menyerang ikan cupang.

         Supaya bisa mendapatkan gigi yang kuat dan tajam, peternak ikan cupang akan memberikan sedikit serbuk obat penumbuh gigi bayi manusia ke dalam wadah ikan. Hal ini di percaya dapat menumbuhkan gigi yang tajam dan kuat pada ikan. Serbuk diberikan pada wadah burayak ikan yang baru berumur 1 bulan.

          Banyak orang menggunakan ikan cupang petarung sebagai media perjudian. Ukuran ikan cupang petarung yang digunakan sangat bervariasi dan bermacam-macam. Dari umur 2 Bulan - 8 Bulan. Para pembeli lebih menyukai ikan cupang yang memiliki ukuran tubuh kecil tapi sudah berumur 6-8 Bulan. Pembeli lebih menyukai ikan cupang yang berukuran kecil tapi sudah umur 6-8 bulan dikarenakan, ikan yang sudah berumur 6-8 bulan memiliki bentuk badan dan sisik yang sudah keras. Sehingga ikan tidak akan mudah terluka bila diserang oleh ikan cupang lain. Selain sisik, mental ikan cupang yang sudah berumur 6-8 bulan juga lebih baik dibanding yang baru berumur 2-5 bulan.

          Perlu kalian ketahui, ada beberapa tahap dalam melatih ikan cupang biasanya dilakukan dengan teratur dan rutin. Sejauh yang saya tahu, tahap awal biasanya melakukan pelatihan pernafasan pada ikan cupang terlebih dahulu, setelah itu melatih daya tahan fisik dan stamina, setelah itu melatih mental ikan cupang. Ketiga tahap itu harus dilakukan kurang lebih 2-3 minggu dan biasanya sih 3 minggu. Ikan cupang adu mulai dilatih sejak dia kecil ketika berumur 1 Bulan 2 minggu.
           Berikut ini akan saya jelaskan cara melatih ikan dari tahap awal sampai akhir. Tahap latihan yang pertama adalah tahap melatih pernafasan ikan cupang agar mampu menahan nafas lebih lama di dalam air. Ikuti langkah berikut ini :
      • Sediakan plastik panjang atau akuarium buatan sendiri. Ukuran yang dipakai harus berdiameter kecil. (Liat pada gambar).
      Sorry, Bad Drawing
      •  Masukan ikan yang ingin dilatih ke dalam tempat yang sudah disediakan.
      • Setelah itu, bungkus tempat tersebut dengan plastik hitam dari atas sampai kebawah tapi pada bagian bawah biarkan terbuka setinggi 10cm. Hal ini dilakukan agar ikan selalu ke dasar air.
      • Ikan tetap diberi makan secara teratur untuk menjaga kondisi fisik mereka.
      • lakukan ini selama 1 minggu atau sesuai kemauan anda.
      • Ingat! Jangan melakukan pelatihan tahap kedua tanpa melewati latihan tahap pertama. Karena latihan tahap pertama merupakan tahap yang paling penting dalam melatih ikan cupang petarung.
          Tahap kedua yaitu tahap pelatihan fisik dan stamina , alat yang dibutuhkan adalah Toples seperti gambar di bawah ini dan satu buah sumpit. Cara melatih ikan cupang anda adalah seperti berikut :
      Source Images From Google Search Engine (Picture Link)
      1. Masukan air 3/4 kedalam toples dan ikan.
      2. Sediakan satu sumpit. Sumpit digunakan sebagai alat untuk mengaduk air.
      3. Aduk dengan perlahan dan berlawanan dengan arah jarum jam selama 1 menit setelah itu biarkan ikan beristirahat 10-20detik. Lakukan ini sebanyak 10kali putaran.
      4. Setelah 10 Putaran, ulangi langkah no.3 tapi kali ini aduk searah jarum jam.
      5. Setiap hari lakukan dengan rutin pada jam yang sama, apabila ingin hasil yang maksimal, setiap hari tambahkan beberapa kali putaran. Contohnya : Jika hari pertama 10 kali putaran, maka besoknya 11 kali, besoknya lagi 12 kali, dan begitu seterusnya.
      6. Lakukan selama 1 minggu atau sesuai kemauan anda.
         Tahap Ketiga sedikit ekstrem, dimana ini dilakukan untuk menempa mental ikan cupang agar tidak takut dan lebih berani. Alat-alat yang perlu disediakan yaitu Toples kecil yang memiliki tutup. Cara melatihnya seperti berikut (toples lain juga tidak apa-apa, yang penting meiliki tutup) :
      Source Images From Google Search Engine (Picture Link)
      1. Isi air 3/4 dan campurkan ikan kedalam toples tersebut.
      2. Tutup toplesnya dengan benar dan baik agar tidak bocor.
      3. Kocok Toplesnya ke segala arah selama 10 detik untuk tahap awal. Setelah 10 detik, beri waktu istirahat untuk ikan 20 detik atau 30 detik dan setelah itu kocok lagi 10 detik.
      4. melakukan pengocokan sebanyak 10x atau sesuai kemampuan dari ikan, lakukan kegiatan ini setiap hari.
      5. Jika ingin hasil lebih bagus kocok ikan secara bertahap, hari pertama 10 detik, hari kedua 12 detik, hari ketiga 14 detik, dan seterusnya sesuai kemauan kalian.
      6. Ingat, , kalian harus memperhatikan kondisi ikan, jika ikan terlihat sakit dan lesu, jangan di paksa latihan, karena bisa mengakibatkan kematian.
      7. Setelah melakukan 3 tahap pelatihan, ikan anda sudah siap digunakan untuk bertarung. Perlu diketahui, sebelum melakukan pertarungan antar ikan, 2-3 hari sebelumnya ikan yang bersangkutan harus di istirahatkan dengan cukup dan diberi makan dengan teratur.
      Tambahan :
      1. Selama pelatihan, gunakan air yang bersih yang sudah dicampur dengan daun ketapang. Beri waktu istirahat yang cukup untuk ikan anda, agar ikan kalian tidak kecapean, karena pelatihan yang terlalu dipaksa akan menghasilkan hasil yang jelek juga. Semoga sukses dengan latihannya dan ikan kalian selalu menang dalam pertarungan.
      2. Saya menyarankan untuk tidak menggunakan ikan cupang kalian dalam pertarungan yang beruntun. 1 Ikan cupang cukup 1 kali dalam melakukan pertarungan. Terapkan saran ini jika kalian ingin menghindari kekalahan. Saya menyarankan demikian karena ikan cupang yang sudah pernah terluka, sisiknya tidak akan sekeras pertama kali dan luka tersebut mudah terbuka kembali walaupun sudah disembuhkan.